Mulai 4 Januari Layanan Blackberry Tutup

Seide.id. Bagi legiun pemakai Blackberry mulai dari eksekutif, jurnalis dan politisi bahkan pemimpin dunia bebas. Mereka ini pernah menggunakan perangkat yang sangat diperlukan untuk tetap terhubung ketika ponsel biasa tidak akan cukup.

Perangkat dengan nama BlackBerry yang namanya terdengar aneh dan keyboard QWERTY yang mengkondisikan banyak orang untuk mengetik dengan ibu jari mereka. Temuan ini sekarang lebih banyak digunakan daripada iPhone pada akhir tahun 2000-an.

Tetapi mulai hari Selasa model Blackberry yang menggunakan sistem operasi perusahaan akan menggantikan komputer Commodore dan LaserDisc.  Begitu juga trackball merek dagang mereka dan kunci huruf berukuran Tic Tac.

Sebagai bagian dari program penonaktifan “akhir masa pakai” yang awalnya diumumkan pada tahun 2020 kemudian BlackBerry mengatakan bahwa mulai 4 Januari 2022. Blackberry  tidak akan lagi mendukung perangkat ponsel lagi . Perusahaan Kanada tersebut menyelesaikan peralihannya selama bertahun-tahun dari membuat ponsel menjadi model bisnis berbasis perangkat lunak.
Bagi sebagian orang, tenggat waktu merupakan kesimpulan yang menyedihkan. Blackberry berjaya di era sebelum ada layar sentuh, Apple Pay dan TikTok. Saat itu Blackberry mendominasi kantor, ruang tunggu bandara, dan istana Presiden Amerika Serikat.
Presiden Barack Obama terkenal berpegang teguh pada BlackBerry-nya setelah menjabat, mendorong pihak keamanan Gedung Putih untuk melarang Barack Obama memakai Blackberry karena alasan keamanan.
Kevin Michaluk, pendiri CrackBerry, di sebuah situs web dan forum yang didedikasikan untuk perangkat yang dulu populer. Pada hari Senin, dirinya bernostalgia tentang naik turunnya teknologi. Pada tahun 2016 secara resmi BlackBerry meninggalkan pembuatan ponsel, perangkat yang sebelumnya bernama Research in Motion, telah didefinisikan oleh perusahaan.