Seide.id – Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Afganistan, Ashraf Ghani , kabur begitu saja meninggalkan negaranya saat Taliban mulai masuk Ibu Kota, Kabul. Menghilangnya Presiden tentu mengecewakan banyak orang. Namun, ia punya alasan sendiri, “Saya pergi untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah,” begitu katanya.
Berbagai spekulasi muncul. Ia dikabarkan kabur menuju Tajikistan atau Uzbekistan, ada juga yang memperkirakan Ashraf terbang ke arah Abu Dhabi.
Menjual negara
Seide.id sebelum ini menulis soal tudingan diplomat Rusia yang mengabarkan bahwa Ashraf mengangkut banyak sekali uang kontan yang dibawa menggunakan empat kendaraan menuju bandara.
Sebuah helikopter telah menunggu dan koper-koper uang itu kemudian dijejalkan ke dalam helikopter. Diplomat Rusia itu juga menyatakan bahwa ruang helikopter tak bisa menampung semua koper, sehingga ada beberapa yang terpaksa ditinggal begitu saja di landasan.
Rumor soal Ashraf melarikan banyak sekali uang kontan berembus kencang di Kabul dan membuat marah para pejabat Afganistan.
Bahkan, mantan Menteri Pertahanan Afganistan, Bismillah Khan Mohammadi, sampai meminta Interpol untuk menahan Ashraf Ghani dengan tuduhan: telah menjual negaranya.
Abu Dhabi
Dan, ternyata memang benar mantan presiden Afganistan itu kini memang berada di Abu Dhabi, Ibu Kota Uni Emirat Arab (UEA), berserta keluarga besarnya. Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan, mengkonfirmasi keberadaan Ashraf.
“Kementrian Luar Negeri UEA dan kerja sama internasional dapat mengkonfirmasikan bahwa UEA menyambut kedatangan Presiden Ashraf Ghani beserta keluarganya atas dasar kemanusiaan,” demikian pernyataan tertulis menteri luar negeri tersebut pada Rabu (18/8/2021).
Namun, Abu Dhabi tidak bisa memberi tahu kabar selanjutnya, misalnnya tentang kondisi Ashraf dan keluarganya, di mana tempat tinggalnya, dan siapa yang membayari biaya hidup mereka selama berada di Abu Dhabi.
Uang kontan
Rabu, harian The Daily Mail, terbitan Inggris, melaporkan bahwa mantan presiden Afganistan itu diam-diam telah menyelundupkan uang kontan dalam jumlah yang membuat mata terbelalak, yakni 169 juta dollar atau setara hampir 2,5 trilyun rupiah!
Seperti diketahui, pemerintahan Afganistan lumpuh menyusul masuknya Taliban ke Kabul dengan nyaris tanpa suara tembakan. Presiden kabur, setelah itu diam-diam kabur juga para pejabat tingginya, sipil dan militer, termasuk Menteri Pertahanan, Bismillah Khan Mohammadi, yang sehari sebelumnya meminta tolong interpol menangkap Ashraf!
Mohammadi dikabarkan juga berada di Abu Dhabi! (gun)



