Presiden Cina Xi Jinping Menelepon Joko Widodo Bahas Perdamaian Dunia dan Kerjasama Ekonomi Bilateral

Seide.id. Presiden China Xi Jinping pada hari Rabu bertukar pandangan tentang situasi di Ukraina dengan timpalannya dari Indonesia Joko Widodo selama percakapan telepon. Kedua pemimpin sepakat bahwa semua pihak harus terus memfasilitasi dialog untuk perdamaian.

Mereka menekankan perlunya mencegah krisis kemanusiaan skala besar, mengendalikan dampak negatif sanksi terhadap ekonomi dunia dan menghindari terseretnya pemulihan ekonomi global.

Mengenai hubungan bilateral, Xi mengatakan hubungan China-Indonesia telah menjadi contoh kerja sama yang tulus antara negara-negara berkembang.

Memperhatikan bahwa kedua negara adalah negara berkembang dan ekonomi baru yang muncul, Xi mengatakan dalam menghadapi perubahan dan pandemi, keduanya tidak terlihat dalam satu abad, China dan Indonesia telah maju bersama dan mengatasi kesulitan secara langsung.

Kedua belah pihak telah membentuk pola baru kerja sama bilateral pada “penggerak empat roda” urusan politik, ekonomi, budaya dan maritim, presiden China menekankan.

Ia menambahkan, kedua negara telah mengusung tema utama persatuan melawan pandemi dan pembangunan bersama serta telah menetapkan arah untuk membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama.

China bersedia menjaga komunikasi yang erat dengan Indonesia dan mempromosikan perkembangan baru persahabatan dan kerja sama bilateral untuk menyuntikkan lebih banyak stabilitas dan energi positif ke dalam pembangunan regional dan global, kata Xi.

Presiden China meminta kedua belah pihak untuk mengimplementasikan konsensus yang dicapai untuk memperdalam kerja sama anti-pandemi, untuk memastikan kelancaran operasi proyek-proyek kerja sama utama tersebut dan untuk bersama-sama mempromosikan pengembangan Inisiatif Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi.

China akan mengambil sikap positif terhadap setiap proyek yang kondusif bagi pembangunan Indonesia dan kerja sama antara kedua negara, Xi menekankan.

Dia juga mendesak kedua belah pihak untuk menjaga stabilitas pasar global dan kelancaran rantai pasokan, mempromosikan implementasi Inisiatif Pembangunan Global (GDI), menjaga arsitektur regional yang berpusat pada ASEAN, terbuka dan inklusif, dan berpegang teguh pada solidaritas, saling menguntungkan. dan kerjasama win-win.

China mendukung Indonesia untuk memainkan perannya sebagai presiden Kelompok 20 (G20) dan secara efektif menyelenggarakan KTT Bali dengan fokus pada tema “Pulihkan Bersama, Pulihkan Lebih Kuat,” tambah Xi.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan selamat atas keberhasilan penyelesaian “Dua Sesi” China dan keberhasilan Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Presiden RI menekankan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China berkembang pesat saat ini, dengan harapan pihak China akan terus mendukung pembangunan Indonesia.

Memperhatikan GDI yang diusulkan oleh Presiden Xi dapat membantu mengimplementasikan Agenda PBB 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, Widodo mengatakan Indonesia bersedia berkomunikasi secara dekat dengan China untuk mempromosikan implementasi inisiatif dan berkontribusi pada promosi pembangunan bersama di seluruh dunia.

Dia juga mengatakan Indonesia bersedia berkomunikasi dan berkoordinasi erat dengan China untuk mempromosikan kerja G20 untuk fokus pada pemulihan ekonomi dan pembangunan global, serta melakukan upaya bersama untuk mengatasi isu-isu global yang mendesak.