Ramalah Ekonomi 2023 Oleh Bank Investasi Dunia : Resesi Dunia Terjadi 2023, Pemulihan Ekonomi Pada 2024

Ramalah Ekonomi 2023 Oleh Bank Investasi Dunia : Resesi Dunia Terjadi 2023, Pemulihan Ekonomi Pada 2024

Lima institusi keuangan atau inveestasi keuangan dunia, meramalkan apa yang akan terjadi dengan keuangan pada tahun 2023 ini. Kesemuanya menyebutkan resesi tahun ini dan penyembuhan pada ahun depan.

​SEIDE.ID– Sebanyak 6 institusi perbankan dunia, Goldman Sahs, JP Morgan, HSB, Barclay, Citi dan Blackrock, melakukan prediksi ekonomi tahun 2023 ini. Rata-rata sepakat bahwa resesi dunia terjadi 2023 ini, namun pemulihan baru bisa terkjadi apda 2024. Ekonomi semakin tampak melemah terlihat dari cara The Fed – Bank Sentral AS- senantiasa menaikkan suku bunganya. 

Selengkapnya, berikut analisa ekonomi dunia oleh investasi perbankan terkenal dunia. 

Goldman Sachs

🌍 Pada tahun 2023 pertumbuhan ekonomi global adalah sebesar 1,8% 

πŸ‡ΊπŸ‡Έ Ekonomi AS tetap tangguh – nyaris menghindari resesi

πŸ‡ͺπŸ‡Ί Resesi kemungkinan terjadi pada Uni Eropa karena pendapatan terkena kenaikan biaya energi

πŸ“ˆ Pada tahun 2023, kenaikan suku bunga oleh Fed sebesar 125 basis poin menjadi 5-5,25% tanpa melakukan pemotongan suku bunga 

πŸ”Ό ECB menaikkan suku bunga hingga 23 Mei, dan mencapai puncak 3%.

πŸ‡¨πŸ‡³ Pembukaan bertahap Tiongkok, akan menghasilkan pertumbuhan lambat di kuarter kedua, yang akan meningkat dari kuarter ketiga dan seterusnya

JP Morgan:

🌍 Skenario inti – ekonomi negara maju jatuh ke dalam resesi ringan pada tahun 2023

🌏 Inflasi global akan mulai moderat karena ekonomi melambat

πŸ‡ΊπŸ‡Έ Suku bunga AS naik menjadi 4,5-5% di kuarter pertama 2023

πŸ‡ͺπŸ‡Ί ECB menaikkan suku bunga menjadi 2,5-3% tetapi akan berhenti sampai di situ saja

πŸ‡¬πŸ‡§ Inggris mengalami inflasi yang lebih kaku, puncak suku bunga di 4-4,5% di kuarter kedua 2023

πŸ“ˆ Saham dan obligasi yang sudah bergejolak di tahun 2023 kini terlihat semakin menarik

πŸ‡¨πŸ‡³ Pembukaan kembali Tiongkok akan melayani permintaan yang tertunda dan mengurangi gangguan supply chain 

HSBC:

🌏 Momentum ekonomi global terus melambat

πŸ‡ΊπŸ‡Έ Suku bunga Fed naik menjadi 5% di  kuarter pertama 2023, lalu akan dipotong di tahun 2025

πŸ‡ͺπŸ‡Ί Zona euro dan Inggris memasuki resesi ringan

πŸ‡¨πŸ‡³ Pemulihan Tiongkok akan berlangsung pelan

Barclay:

🌍 Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan sebesar 1,7%

πŸ’Ά Negara dengan ekonomi maju dalam resesi ringan, dipimpin oleh Zona Euro dan Inggris

πŸ‡ΊπŸ‡Έ AS juga kemungkinan akan melakukan pengetatan selama 2023

πŸ“ˆ  Kenaikan suku bunga Fed menjadi akan mencapai puncaknya di 4,5-5% 

πŸ”½ Inflasi turun perlahan; Indeks harga konsumen rata-rata global naik menjadi 4,6% tahun depan

Citi

🌏 Resesi global terjadi pada tahun 2023

🌍 Pertumbuhan ekonomi global tahunan sebesar 1,7% (terlemah dalam 40 tahun terakhir)

πŸ‡ΊπŸ‡Έ AS akan memasuki resesi ringan – suku bunga terus dinaikkan

πŸ‡ͺπŸ‡Ί Zona euro akan lebih terpengaruh oleh inflasi

πŸ”Ό Pemulihan diperkirakan terjadi pada tahun 2024

Blackrock:

🌏 Tanda-tanda perlambatan muncul – diramalkan akan resesi 

πŸ“ˆ Kenaikan suku bunga akan berhenti dan stabil pada tahun 2023

πŸ”½ Inflasi mereda saat pola pengeluaran menjadi normal, dan harga energi turun

πŸ”Ό Inflasi tetap di atas target kebijakan sepanjang tahun 2023

MS Sumber TeloNews,Goldmansachs, Citi, Blackrock, JP Morgans

Bank Indonesia Bikin Proyek Garuda untuk Digital Rupiah

Ketika Bank Sentral Menyerah Saatnya Membeli Kripto

Ini Alasan Mengapa Anda Masih Layak Berharap Pada Aset Kripto

SEIDE

About Admin SEIDE

Seide.id adalah web portal media yang menampilkan karya para jurnalis, kolumnis dan penulis senior. Redaksi Seide.id tunduk pada UU No. 40 / 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Opini yang tersaji di Seide.id merupakan tanggung jawab masing masing penulis.