Belajar Membawa Terang Cahaya, Menulis Kehidupan – 176

Ada keyakinan bahwa setiap anak manusia yang terlahir adalah ‘putra-putri cahaya’ karena dicptakan oleh Sang Maha Terang. Karena itu amanah kodrati hakiki setiap pribadi adalah menjadi pembawa cahaya Ilahi di tengah kehidupan di dunia ini.

Bangsa Indonesia memiliki seorang pahlawan yang digelari ‘Putra Sang Fajar’ yakni Bung Karno, Proklamator NKRI dan Presiden pertama. Hari lahirnya 6 Juni diperingati dan di kalangan pencintanya, ada berbagai kegiatan yang dikenal dengan ‘bulan Bung Karno’ dalam setiap bulan Juni. Mengenang jasanya dan merenungkan amanah kodrati hakiki setiap manusia sebagai “putra-putri cahaya”, saya menulis sajak: Sang Putra Fajar

Fajar menyingsing
biaskan cahaya ke bumi
Jadilah generasi Putra Fajar
Mentari bersinar
pancarkan terang ke buana
Jadilah penerus Putri Cahaya
Putra-putri kehidupan
adalah anak generasi terang
adalah ciptaan fitrah Allah
adalah insan Nur Ilahi

Untuk bangsa Indonesia
06-06-1901 diberkahi
seorang Putra Fajar
Mas Kusno terlahir
Lalu
dalam perjalanan waktu
berganti nama jadi Soekarno
atau dikenal Bung Karno
Sang Putra Fajar Indonesia
Sang Proklamator NKRI
Sang Pahlawan pelukis pelangi
Sang patriot warna-warni

Sejarah mencatat fakta
Waktu menulis data
Putra Fajar biaskan cahaya
bagi rindu damba bangsa
bagi harapan anak negeri
bagi doa generasi insani
Tentang harkat martabat merdeka
Tentang Sumpah Pemuda
Tentang lahirnya Indonesia
Tentang pusaka
Pancasila
Tentang Merah Putih bendera
Tentang perdamaian dunia
Tentang kasih sayang manusia
sebagai sesama saudara
sesuai sabda Sang Pencipta
agar di bumi ada sorga
agar Indonesia merdeka
agar NKRI mercusuar dunia
agar NKRI rumah peradaban manusia

Sang Putra Fajar
memang telah tiada
Tapi
Setiap hari terpancar cahaya
dari Sang Maha Cahaya
ingatkan kebenaran makna
Setiap pribadi adalah cahaya
pembawa amanah asalnya
Fitrah dan Nur Pencipta
di tengah sesama saudara
di tengah alam semesta
Maka
jangan padamkan cahaya
jangan gelapkan sinar
jangan nodai amanah asali
dengan iri dengki dendam
dengan ikuti hawa nafsu
dengan merusak jati diri
dengan mengotori tanah air
Karena tidak mau bersyukur
Karena hilang terimakasih

Wahai saudaraku
Generasi Putra Fajar
Pewaris Putri Cahaya
putra-putri kehidupan
Saudara-saudara semesta
Mari pijakan kaki di bumi
Mari arahkan mata ke langit
Sambut cahaya mentari
terima energi Ilahi
agar terangi pribadi
agar sinari jati diri
dan bersama lahirkan terang
sehingga kehidupan berseri
dalam harmoni damai
untuk kita semua nikmati

Simply da Flores Harmony Institute