Butet, “Selamat Datang Orde Baru”

Seide.idButet Kartaredjasa yang diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan bicara politik dalam pertunjukannya, membuka acaranya dengan sapaan hangat.

‘Selamat datang Orde Baru,” sapanya pada penonton ‘Musuh Bebuyutan.’ Sontak gelak tawa menggemuruh.

Apakah ada pesan khusus yang ingin budayawan ini sampaikan lewat sapaannya?

“Ya, ini suatu pengulangan dari era masa lalu ketika kebebasan berekspresi dihambat, ” jelas Butet saat wawancara bersama Kompolnas Yusuf Warsim, (5/12)

Padahal menurutnya, ini negara demokrasi. Sebagai warga negara seharusnya ia memiliki hak,”Bebas beropini, bebas berekspresi, bebas mengartikulasikan pikiran dengan bahasa kesenian kami,” tapi haknya dirampas.

Penandatanganan ini memang tidak membuatnya terintimidasi, “Sudah imun, sejak orde baru,” namun membuatnya terganggu.

Pasalnya ini menyangkut konten yang seharusnya tidak boleh diatur -atur oleh kepolisian karena bukan wewenangnya.

“Tugas kepolisian adalah mengatur ketertiban umum, bukan mereview, mengatur dan menilai produk seni,” ujarnya.

Menanggapi Butet, Kompol Yusuf Warsim pun mengatakan, telah memahami yang dimaksud dan akan ditelaah dan dikoordinasikan.

“Apakah ada persoalan komunikasi yang miss…personil yang pada saat itu berkomunikasi menjelaskan ketentuan yang ada itu seperti apa? Apakah pemahamannya bener-bener tepat, ini tentu akan kami lakukan, ” ujar Yusuf Warsim.

Lantas dengan penandatangan itu, apakah ia mengubah konten atau narasi-narasi pertunjukannya?

‘Sama sekali tidak. Saya tidak merasa salah. Kalau memang saya dianggap salah, ya silahkan ditangkap,” tukas Butet
(ricke senduk)

Butet Kartaredjasa Diduga Diintimidasi, Jadi Sorotan

Polri Bicara Soal Intimidasi Pentas Butet Kartaredjasa

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono Dipolisikan

Avatar photo

About Ricke Senduk

Jurnalis, Penulis, tinggal di Jakarta Selatan