CERPEN JUMAT : Selfie

Foto Selfie

Oleh EFFI S HIDAYAT

Nama aslinya Sylvia, tetapi ia kerap dipanggil Miss Selfie. Bukan kebetulan,  hobi utamanya memang selfie. Iya, ke mana pun pergi, berbekal hape kesayangan, Sylvia tak pernah lupa untuk selfie. 

Dia tak pernah kehabisan gaya. Aneka ragam ekspresi wajah pernah dicoba. Mulai dari wajah lempeng, mata berbinar di-‘isi’, senyum simpul, tawa lebar, bibir manyun, dan leher kepala yang tengleng, miring ke kanan, miring ke kiri. Malah yang disebut terakhir ini, nampaknya sudan menjadi trademark. Tuman kalau tak dilakukan! 

Ya, karena namanya memang selfie, jelas saja Sylvia tak pernah mau foto bareng temannya. “Narsis habis, iih, ” mereka ngomel, tapi mana mau Sylvia peduli? Biar sajalah. Toh, gayanya ya… gayane sendiri! Eksklusif gitu! 

Bahkan, pandemi pun tak menyurutkan aksinya selama ini. Sylvia tetap saja selfie dengan aneka  gaya plus ragam… masker. Modis. 

Namun, apa yang terjadi? Jikalau Miss Selfie malah ngumpet ogah selfie, pasti telah terjadi sesuatu, bukan? Siapa tahu dia sakit? Sebagai sesama tetangga kos yang baik— kamarnya persis di sebelah kamarku, aku menjenguk. 

Sudah dua hari ia tak keluar kamar. Setelah beberapa hari sebelumnya seperti yang kubilang, kebiasaannya selfie berubah. Tak lagi menenteng- nenteng HP, jeprat-jepret selfie sana-sini. 

Benar saja, Sylvia tidur meringkuk. Wajahnya pucat. Melihat aku datang, ia mendadak menangis. Ditunjukkannya segera hapenya kepadaku. “Lihat ini, Siska…, ” suaranya gemetar. “Aku menyesal! Aku bersalah kepada Tia, selalu menolaknya foto bersamaku. Ini suatu malam…, aku iseng selfie di kamar menghadap cermin, lihatlah! Ada Tia di sampingku. Senyumnya lebar sekali…. ” Mata Sylvia membelalak. 

Aku tak ingin percaya. Ah, mungkin saja Miss Selfie bercanda. Aktingnya bagus sekali, pakai melotot dan menangis segala. 

Tetapi, apa yang kulihat di foto itu? Sylvia bukan sedang selfie sendiri seperti biasa. Ada seorang gadis di sampingnya. Fotonya agak blur, tetapi mataku tak salah tangkap. Sosok itu Tia sedang tersenyum lebar…. 

Tia adalah teman sesama kos kami juga. Kamarnya ada di lantai dua dan kami baru mendengar kabar duka. Ya, Tia meninggal dunia di rumah sakit karena covid tiga hari lalu. Mungkinkah, ia selfie bersama Sylvia tepat pada malam kepergiannya untuk selamanya?

Tiba-tiba aku merinding teringat pesan mendiang nenekku, ” Jangan pernah foto di depan cermin apalagi pada malam Jumat Kliwon.”

Reflek aku melihat tanggalan di dinding. Malam kepergian Tia untuk selamanya adalah malam Jumat Kliwon….

Avatar photo

About Effi S Hidayat

Wartawan Femina (1990-2000), Penulis, Editor Lepas, tinggal di BSD Serpong, Tangerang