Kekura atau Duren Kura-Kura atau Durian Hantu – Foto Heryus Saputro Samhudi
Oleh HERYUS SAPUTRO SAMHUDI
INDONESIA adalah negeri dengan keanekaragaman hayati nomor dua tertinggi di dunia setelah Brazil. Banyak tetumbuhan unik dimiliki Indonesia dan tak hadir di negeri lain, bahkan endemik di sebuah wilayah dan tak tumbuh di wilayah lain di Indonesia. Sebentuk keunikan itu adalah kekura atau durian kura-kura yang dalam beberapa literasi asing dicatat sebagai The Ghost Durian alias ‘Durian Hantu’
Kekura atau durian kura-kura atau ‘durian hantu’ (Durio testudinarum) adalah satu dari jenis tumbuhan buah durian, yang dicatat para ahli sebagai endemik Kalimantan. Sudah lama saya dengar keberadaan Kekura. Tapi baru suatu sore tahun 2014, saya bersama Resti menemukannya di antara gundukan durian yang diual warga di Jalan Sumatera, Kota Ketapang, Kalimantan Barat.
Warga menyebut, buah-buah durian yang dijual di sepanjang jalan itu umumnya didatangkan petani (dengan rombong besar di atas sadel sepedamotor) dari Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, 59,6 Km di sebelah barat laut Ketapang, yang memang dikenal sebagai satu dari sekian penghasil buah durian di tiap musim yang umumnya berlangsung antara Januari hingga Maret.
Ke Sukadana saya dan Resti menyusup, ikut petani dengan keranjang rotan besar di punggung pergi ke kebun milik mereka yang mirip dengan hutan, di pinggir batas area Taman Nasional Gunung Palung, untuk antara lain memunguti buah-buah ‘duren jatohan’ aseli yang matang pohon dan karenanya bergedebukan di tanah dan serasah kebun. Begitu cara sedulur kita di Kalimantan memanen durian…
Ni’an, petani gagah, juga mengajak kami ke sepokok pohon durian yang batang bagian bawahnya dihurung bari-bari alias dikurung dengan kurungan kawat, dan di dalam bari-bari itu. di bagian bawah batang tumbuh pohon, tampak buah-buah durian bergerombol. Sepintas mirip laku kura-kura yang ngumpul di sebuah tonjolan di permukaan air. Itu mengapa lantas disebut Kekura atau Durian Kura-Kura.
Seperti Durian Lay (Durio kutejensis), bentuk luar Durian Kekura tak berbeda dengan umumnya Durian-Durian (Durio zibethinus) atau buah durian (tanpa embel-embel kata apapun) yang kita kenal. Cuma ukuran buahnya relatif lebih kecil, mudah ditimang dengan sebelah tangan. Isinya tiap seloka satu hingga dua butir, bijinya kecil, dagingnya tebal, manis, gurih. Apa karena ini lantas disebut Durian Hantu? “””
HERYUS SAPUTRO SAMHUDI – SEIDE 08/01/2022 PK 07:07 WIB





