Peluru Goib

Seide.id – Waktu masih tinggal di kampung halaman, bapak saya cerita pernah dikirim santet.

Santet adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.

Meski bapak tidak percaya sama ilmu begitu-begituan, tapi nyatanya pernah melihat sendiri. Kata bapak, santet yang dikirim itu bentuknya berupa cahaya yang melesat seperti peluru mendesing di malam hari. Tapi tidak sampai masuk ke dalam, cuma lewat dan terlihat dari jendela gubuk rumah.

Percaya tidak percaya, waktu masih bekerja di Tabloid Monitor yang pernah menurunkan soal ilmu kebal dan gaib, saya kebagian tugas meliput di Sumatera Barat. Teman saya, namanya Bujang ditugaskan untuk wilayah Banten. Dan satu lagi saya lupa, meliput untuk kawasan Sulawesi. Tiga daerah inilah di Indonesia yang dikenal sebagai daerah dahsyat soal ilmu hitamnya.

Meski sudah modern dan ada aplikasi, cara mengirim santet tentu tidak bisa lewat gosend. Dari dulu sampai sekarang santet dikirim tetap via gaib menggunakan media seperti rambut, foto, boneka, dupa, kembang, paku, dan sebagainya.

Nama-nama santet yang pernah saya tahu yaitu: santet tali gaib, santet khodam, teluh pelesit matimang, santet susuk konde, buhul cacing abin, Santet susuk, dan santet lepas.

Santet yang terakhir inilah yang menurut perkiraan saya yang dikirim untuk mencelakai bapak saya. Karena santet itu bentuknya seperti peluru yang bisa melesat masuk dan bersarang bertahun-tahun dalam perut.

Jika seseorang terkena santet lepas, walau bentuknya berupa peluru, jika dilaporin ke polisi pun, polisi tidak bisa menemukan proyektil gaibnya. Kecuali polisinya merangkap dukun juga kali yang bisa melihat dengan kasat mata.

Jadi kalau habib cantik made in Korea itu mengaku ditembak orang tidak dikenal, perutnya serasa terluka, tapi tak langsung minta visum et repertum ke rumah sakit, trus lapor ke polisi, dan polisi juga tidak bisa menemukan proyektilnya, bisa jadi itu serangan santet lepas.

Bapak saya yang ilmu agamanya boleh dibilang lumayan kuat dan dikenal teman-temannya tidak percaya sama dunia persantetan, tak pernah cerita soal beginian ke orang lain selain ke anak-anaknya. Percuma.

Cuma bikin malu dan bakal dianggap cuma nyari sensasi. Sensasi sok sakti menggunakan kekuatan agama yang tidak ada bukti. Apalagi kalau bapak saya ada turunan Nabi, wah bakal bikin heboh sekampung, “Ada turunan Nabi yang terbukti karena kharomahnya gak mempan ditembus peluru.” Pret banget kaaan.

Betulkah bapak saya disantet?
Suatu hari, cerita bapak saya lagi nih, orang yang menyantet datang menemui bapak dan mengakui perbuatannya. Dia minta maaf dan tidak menyangka bapak saya katanya ilmunya jauh lebih tinggi dari dia. Ngehek gak tuh dukun. Berarti dia menganggap bapak saya dukunnya dukun.

Kemarin pengacara si embib melaporkan bahwa kliennya sehat walafiat dan sudah bisa ke mana-mana lagi. Belum ada kabar proyektil peluru sudah dikeluarkan dari perutnya, karena hasil visumnya katanya juga belum keluar.

Kita tunggu saja kabar selanjutnya. Apakah si pengirim peluru akan muncul dan mengakui perbuatannya?

Ramadhan Syukur

Prank Ormas

Avatar photo

About Ramadhan Syukur

Mantan Pemimpin Redaksi Majalah HotGame, dan K-Pop Tac, Penulis Skenario, Pelukis dan menekuni tanaman