Investor Kripto Indonesia Mayoritas Anak Muda Transaksi Rp 2,7 triliun/ Hari

Investor Kripto Indonesia Mayoritas Anak Muda Transaksi rp 2,7/ hari

penulis MAS SOEGENG editor SEIDE foto DOOOO

Jumlah investor kripto di Indonesia menunjukkan peningkatan sepanjang tahun 2021. Berdasarkan data  BAPPEBTI ( Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ) Kementerian Perdagangan, jumlah investor aset kripto mencapai 9,5 juta investor per Oktober 2021. Investor kripto Indonesia mayoritas anak muda transaksi Rp 2,7 triliun per hari.

Data yang dihimpun Kemendag hingga Desember 2021, terdapat 11,2 juta pelanggan aset kripto di Indonesia. Sementara transaksinya tembus Rp 859 triliun. Adapun transaksi hariannya mencapai Rp 2,7 triliun. Jumlah ini jauh melewati investor saham.

Jumlah ini mengalami kenaikan lebih dari 138% dibanding tahun 2020 yang hanya sebanyak 4 juta investor. Nilai transaksi aset kripto hingga akhir 2021 mencapai Rp859 triliun dan per harinya bisa lebih dari Rp2,7 triliun. Angka ini tumbuh meningkat dari tahun sebelumnya,  

Mayoritas investor di aset kripto sebesar 40 persen didominasi oleh usia 25-34 tahun. Sedangkan data internal Tokocrypto, mengungkap secara keseluruhan 66 persen investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun. Rinciannya, 35% usia 18-24 tahun dan 31% usia 25-34 tahun.

Transaksi aset kripto yang mengalami lonjakan luar biasa di Indonesia, bisa menjadi menarik bagai investor, karena punya potensi kenaikan harga tinggi di masa mendatang.

Pemahaman seperti ini menjelaskan bahwa kripto sebagai salah satu aset dan komoditas, memiliki potensial sebagai produk digital dalam menciptakan sebuah ekosistem baru.

Sementara itu, potensi aset kripto juga mengundang lonjakan penipuan di dunia aset kripto. Laporan terbaru dari firma riset, Chainalysis, mengungkapkan bahwa penipuan di dunia mata uang kripto telah menghasilkan lebih dari 7,7 miliar dolar AS atau setara Rp109 triliun sepanjang 2021.

Secara total, penipuan kripto naik 81 persen dibanding tahun 2020. Bentuk penipuan yang paling umum adalah peretasan akun dan penipuan proyek aset kripto yang melarikan diri dengan membawa uang investor. Selain itu, kekuranagpahaman investor baru, menyebabkan kerugian invetor karena salah memilih bursa kripto, keliru menstrafer atau salah ikut robot kripto. 

Untuk menghindari peretasan dan penipuan di industri aset kripto,  banyak Exchange atau Bursa Kripto mewajibkan memakai  2FA SMS dan Google Authenticator sebagai pelapis keamanan ganda. Google Authenticator punya banyak kelebihan, karena lebih aman dari peretasan. Sistem keamanannya terenkripsi, tidak tergantung jaringan pihak ketiga, praktis dan kompatibel untuk seluruh sistem operasi smartphone. 

Namun harus disadari, investasi pada aset kripto berisiko tinggi karena nilainya sangat fluktuatif seperti ombak yang datang pergi bergulung sekehendaknya sendiri. Disarankan, para investor memahami dan pakailah uang yang jika hilang, anda masih tetap bisa tidur nyenyak ketemu BCL.

LAINNYA

Ini Penyebab Harga Aset Kripto Naik Turun

Pasar Kripto: Bitcoin Tenggelam, Yang Lain Mengikuti

Bursa Kripto Pemerintah Indonesia untuk Perlindungan Konsumen

Avatar photo

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.