Inflansi dan Cara Melindungi Kesehatan Kekayaan Kita

Gelembung Ekonomi ( Foto: Finansialku)

Gelembung ekonomi terjadi di berbagai instrumen keuangan, menunggu meletus di AS. ( Foto: Finansialku)

Salah satu negara besar yang dianggap kuat dan raksasa, Amerika, sebenarnya sedang sakit berat. Inflansi telah membayangi Amerika melebihi negara besar lainnya. Salah satu ciri ancaman inflasi Amerika adalah kenaikan suku bunga  The Fed. Bank Senteral AS ini terus menaikkan suku bunga. Sementara ciri inflasi adalah kenaikan barang dan jasa terus-menerus.

Penulis masalah keuangan, Robert Kiyosaki menggambarkan bahwa inflasi panas akan memusnahkan 50% “populasi” Amerika. Populasi ekonomi bisa mengakibatkan banyak orang kaya menjadi miskin tiba-tiba. 

Harga Melonjak

Saat ini, harga berbagai kebutuhan pokok di AS melonjak 8,5% sejak Maret tahun lalu. Menurut Kiyosaki angka ini merupakan kenaikan tercepat sejak Desember 1981. Itu sebabnya mengapa The Fed terus menaikkan suku bunga. 

BISNIS : Nasib UMKM Desa Dan Upaya Online

Salah satu alasan mengapa inflasi membayangi Amerika adalah karena AS telah berhenti memproduksi produk, dan justru memproduksi gelembung. Gelembung ekonomi itu muncul di pasar real estat, pasar saham, dan pasar obligasi. Mungkin, juga termasuk pasar kripto. 

Jika sampai gelembung ( bubble) itu pecah, inflasi tak lagi bisa ditahan dengan berbagai cara.

Proteksi Diri

Salah satu hal penting dalam melindungi diri sebelum gelembung itu pecah, sebelum inflasi itu datang, maka mau tak mau,  masyarakat harus memproteksi diri. Melindungi diri, melindungi kekuatan ekonomi keluarga. 

Tim Siber Sebuah Negara Menjadi Peretas Paling Aktif di Dunia Kripto

Kiyosaki pernah menyatakan bahwa salah satu upaya melindungi diri adalah memiliki tabungan emas, perak dan Bitcoin. Tetapi harga Bitcoin sekarang sedang turun parah. Sepertinya Kiyokasi akan tetap menyarankan safe haven yakni aset berupa emas dan perak.  Terbukti, dalam banyak peristiwa geger ekonomi, emas dan peran menyelamatkan pemilik. Emas dan perak, tak bisa dicetak atau dibuat begitu saja seperti uang kertas dan aset kripto, telah membuat investor selamat berabad-abad.Kabarnya, Kiyosaki memiliki 2,500 koin emas batangan American Silver Eagle.

Mengakali Gelembung

Gelembung tak bisa dihindari.  Tak bisa hanya menunggu gelembung pecah. Gelembung bisa diakali. Yakni mereka yang berani di saat seperti sekarang ini, membeli aset-aset yang nilainya turun. Tapi siapa yang berani ? Mereka yang memiliki cadangan uang berlebihan, dan orang yang nekad melihat peluang.

Inflasi mungkin segera terjadi di Amerika, tetapi, kita yang ada di Indonesia bisa-bisa juga kecipratan. Agar tak terlalu basah, memang harus melindungi dengan aset-aset yang bisa menyelamatkan; emas, saham, produksi barang/ jasa dan memiliki ‘mesin’ penghasil uang. Tak semua orang bisa memiliki ini semua. Itu masalahnya. 

Dana USD 1 Triliun Kripto Lenyap Akibat Crypto Crash

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.