Jangan Lukai Hati, Ibu

Seide.id Sekali pun Ibu berbuat salah, kita sebagai anak-anaknya tidak berhak untuk marah, membentak, dan melukai hatinya.”


Credo itu saya nyalakan dan jaga apinya dalam keluarga agar tetap menyala.

Credo itu wasiat dari Mbah Kakung untuk saya teruskan kepada anak-anak agar mereka menghormati dan menyayangi Ibu.

Setiap kali ada anak yang bernada keras, mengomel atau marah pada Ibunya, saya ajak bicara baik-baik untuk mengingatkannya agar selalu berlaku hormat pada Ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkannya.

Jika ada anak yang membela diri dan ngeyel, saya ingatkan dengan cinta untuk refleksikan perjalanan hidupnya.

Sesungguhnya, kita ini banyak kekurangan dan kelemahan untuk saling melengkapi dan menggisi agar semuanya menjadi baik adanya.

Sesungguhnya kita tidak luput dari berbuat salah dan khilaf. Alangkah bijak, jika kita saling mengingatkan, menguatkan, dan mengasihi. Karena hidup adalah ungkapan belas kasih Allah.

Sesungguhnya, jika kita mau jujur dan rendah hati, kenapa kita sering kedepankan emosi dan arogansi sok benar sendiri dan merasa lebih segalanya dibandingkan yang lain. Padahal kita ini miskin, dan tidak mempunyai apa-apa.

Sesungguhnya kita ini siapa? Kita tidak bisa komplain untuk memilih orangtua dan dilahirkan di mana. Karena hidup ini ungkapan syukur dan terima kasih atas anugerah-Nya.

Sesungguhnya, kita ini tidak tahu diri. Jika kita tidak menghormati orangtua, teristimewa pada Ibu yang mengandung, melahirkan, membimbing, dan membesarkan kita dengan cinta dan pengorbanan yang luar biasa.

Jadi, selalu kendalikan diri dan hati ini agar kita makin pahami kasih Ibu.

Manjakan dan kasihi Ibu sebagai ungkapan cinta dan bakti kita kepadanya.

Mas Redjo / Red-Joss

Berdagang Dengan Hati

Avatar photo

About Mas Redjo

Penulis, Kuli Motivasi, Pelayan Semua Orang, Pebisnis, tinggal di Tangerang