Negeri Jiran kita masih menghadapi kematian warga akibat virus Covid 19. Meski grafiknya terus menurun.
Seide.id – Data Repositori Github Kementerian Kesehatan melaporkan total 35 kematian Covid-19 kemarin (7 November), sehingga jumlah kematian kumulatif menjadi 29.29. Ini adalah jumlah kematian terendah yang dilaporkan dalam 177 hari.
Dari kematian yang baru dilaporkan kemarin, 14,3 persen atau lima meninggal sebelum sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Johor mencatat jumlah kematian baru tertinggi di enam, membuat 17,1 persen dari kematian yang baru dilaporkan.
Korban meninggal lainnya berada di Sarawak (6), Perak (5), Terengganu (5), Kelantan (4), Pahang (4), Penang (2), Sabah (2) dan Negeri Sembilan (1).
Kabar baiknya tidak ada kematian baru yang dilaporkan di Kedah, Malaka, Perlis, Selangor, Kuala Lumpur, Labuan dan Putrajaya, tulis laman Malaysiakini.com.
Sebanyak 34 dari 35 kematian yang dilaporkan atau 97,1 persen terjadi dalam tujuh hari terakhir.
Sisa kematian terjadi lebih dari seminggu yang lalu tetapi baru tercatat kemarin karena keterlambatan pelaporan data.
Rata-rata 70 kematian Covid-19 dilaporkan setiap hari dalam 30 hari terakhir dibandingkan dengan rata-rata tujuh hari 54, menunjukkan tren turun.
Hingga kemarin, ada 64.623 kasus Covid-19 aktif. Ini adalah pengurangan 4,9 persen dari 67.969 infeksi aktif seminggu yang lalu.
Dibandingkan 30 hari lalu, jumlah kasus aktif turun 48,7 persen dari 125.999.
Pembaruan pasca-tengah malam Kementerian Kesehatan juga memberikan wawasan lebih lanjut tentang infeksi Covid-19 baru kemarin.
Dari 4.343 kasus baru kemarin, total 124 di antaranya dapat ditelusuri ke klaster Covid-19 yang sedang berlangsung.
Dari kasus terkait cluster, 90 (72,6 persen) berasal dari tempat kerja sementara 29 (23,4 persen) berasal dari transmisi komunitas.
Lima lainnya (4,0 persen) berasal dari klaster yang terkait dengan lembaga pendidikan. – MK/dms






