Memaknai HUT Kemerdekaan NKRI 77 – Menulis Kehidupan 259

Foto : Stocksnap/Pixabay

Dengan rasa syukur kepada Sang Pencipta, saya boleh mengalami HUT NKRI-77, sebagai warga negara Indonesia tercinta. Ada banyak hal positif dan kemajuan yang dicapai, dan banyak kekurangan yang sedang diperjuangkan untuk dibenahi. Ketika membandingkan dengan banyak negara lain yang terancam bangkrut karena masalah ekonomi dan politik dalam negerinya, patutlah berbangga dan bersyukur hidup di negeri ini.

Ada pemimpin bangsa yang sedang mengabdi membangun negeri dan melayani rakyat, Presiden Jokowi dan para pembantunya. Memang tidak semua masalah dapat dibereskan dalam waktu singkat, tetapi ada bukti kerja yang sedang berjalan, serta ada pengakuan dunia.
Suka duka negara bangsa Indonesia menyongsong HUT Kemerdekaan ke 77, saya tulis dalam sajak:

Merayakan HUT-77 Kemerdekaan NKRI

Pancasila adalah
Dasar Negara ideologi  bangsa
Bhineka Tunggal Ika
semboyan keragaman suku bangsa agama dan wilayah
Merah Putih bendera negara
Undang-undang Dasar 1945
yang sudah berulang diamandemen
Tanah air Indonesia
yang mekar berkembang terus wilayah administrasi pemerintahannya
NKRI akan rayakan HUT-77
dengan ibukota negara baru
Nusantara di Pulau Kalimantan
di bawah garis kathulistiwa
Sejarah baru Indonesia

Merayakan HUT NKRI-77
Nama Indonesia berkibar di mata dunia
karena prestasi kerja Presidennya
karena kebijakan ekonominya
karena diplomasi luar negeri
karena kebijakan sumber daya alamnya
karena pesona pariwisatanya
karena kualitas manajemen keuangannya
karena pertahanan keamanannya
karena kebijakan ibukota baru
dari Jakarta ke Nusantara
Meskipun
ada juga banyak kekurangan yang sedang dibenahi

Prestasi Presiden Ir. Joko Widodo
dengan tekad kerja kerja kerja
memberi bukti kepemimpinannya
untuk melayani rakyat Indonesia
di seluruh pelosok negeri
Dan
perjuangan menegakkan hukum NKRI
agar KKN semakin terkikis
sehingga anggaran pembangunan efektif
untuk upaya kesejahteraan rakyat
Bukan
untuk memperkaya para pejabat
Dengan memberi teladan dari dirinya dan keluarganya
agar disegani semua pejabat pembantunya
Maka
Lawan politik yang tidak puas
selalu berjuang menghina dan fitnah
dengan berbagai demo dan hoaks di media sosial
Tetapi
Rakyat melihat bukti kerja
sehingga mencintai Presidennya

Tersebar di media sosial
Presiden Jokowi dituduh PKI
difitnah melayani kepentingan China
dihina dicaci dimaki
Termasuk
sosok Jokowi diedit bergantung di salib
Gambar wajah Yesus diganti wajah Jokowi
Oleh individu dan kelompok sakit hati
dengan aneka alasan hoaks
karena dibayar lawan politik dan pebisnis hitam
yang kejahatannya dibongkar kebijakan Jokowi
Namun sebaliknya
dunia mengakui Jokowi sebagai pemimpin NKRI yang sukses
Jokowi terus rendah hati
jalankan amanat undang-undang
dengan kerja kerja kerja
membangun negeri Indonesia
mengabdi bangsa negara NKRI tercinta

Merayakan HUT NKRI-77
Garuda terluka dan tersakiti
Merah putih dipudar warnanya
Hukum berlumur darah
Pancasila digerogoti khilafah
Barisan sakit hati n hoaks, iri dengki dendam merebak di negeri ini
Patriotisme dinodai  dikotori
Agama dijadikan alat politik
Karena
rasa syukur terus merosot
Karena saling menghargai kendor
karena nilai toleransi berkurang
Karena terimakasih menipis
Karena kasih sayang sirna
Harkat martabat sedang diuji
oleh arus zaman digital
dan kemiskinan jatidiri
Maka
HUT-77 NKRI sekarang
adalah saatnya berbenah diri
saling introspeksi gandeng tangan
Satu Nusa Bahasa Bangsa
Bangga sebagi rakyat Indonesia
Bersatu bangun Indonesia maju
Sejahtera adil makmur
bagi segenap warga bangsa
Indonesia Jaya mercusuar dunia
Dirgahayu HUT NKRI – 77

Merayakan Waktu, Saktinya Angka dan Kata