Seide.id – Tak berbeda jauh dengan orang dewasa, tak jarang si kecil terbangun di malam hari. Entah karena mau minum, buang air kecil atau karena bermimpi yang membuatnya ketakutan atau marah. Harus dipertanyakan kenapa saat terbangun ia sampai memaksa untuk minta digendong oleh pengasuh atau neneknya, terutama jika keinginannya terlambat ditanggapi orangtua.
Boleh jadi terbangunnya dipicu oleh mimpi yang tidak menyenangkan. Sehingga masih dalam suasana hati yang tidak enak, ia merasa kecewa saat keinginannya tidak lekas kesampaian. Di dalam benak anak hanya ada pemikiran bahwa pengasuh atau neneknya yang akan segera memberikan apa yang dimintanya.
Selain bisa juga sebagai bentuk “protes” karena ditinggal kerja seharian oleh mama-papanya. Jangan heran, kalaupun orangtua sudah minta maaf, tetap saja si batita menunjukkan rasa kesalnya. Maklum, anak-anak pastilah inginnya selalu bersama orangtuanya sepanjang waktu.
Perlu dicermati apakah pengasuh dan neneknya memang cenderung mengiyakan saja semua keinginan anak selagi orangtua tak ada? Ataukah mereka memang sangat penuh perhatian terhadap kebutuhan anak? Semisal menyayanginya dengan tulus dan cepat tanggap terhadap kebutuhan anak. Jika ya, tidak mengherankan kalau saat ia merasa tak nyaman yang dicarinya adalah pengasuh atau neneknya. Sebab, selagi orangtua bekerja, anak lebih banyak beraktivitas dengan dua sosok tadi.
Perlu dipertanyakan juga apa yang biasanya orangtua lakukan begitu tiba di rumah. Apakah masih disibukkan dengan ini dan itu terkait dengan kesibukan kantor dan aktivitas sosialnya? Ataukah langsung memberi perhatian penuh pada anak dengan mengisi waktu melalui bermain bersama si kecil.
Yang terbaik tentu saja mengefektifkan waktu yang tersisa bersama anak agar ia tetap lekat dengan orangtuanya. Isilah waktu yang ada dengan permainan yang menyenangkan yang membuatnya tertawa terkekeh-kekeh. Bukannya malah menghabiskan waktu dengan hal-hal yang “menyebalkan” bagi si anak, semisal memaksanya melakukan sesuatu.
Kalau si kecil tetap ngotot minta bersama pengasuh atau neneknya, sebaiknya jangan dituruti. Tenangkan dan bujuklah ia untuk melanjutkan tidurnya, tanpa menyerahkannya pada pengasuh. Mereka toh butuh istirahat. Bujuklah dengan segala cara dan tidak usah kesal karenanya. Cukup berat pasti, karena Anda pun pasti mengantuk dan lelah setelah seharian bekerja.
Akan tetapi kalau orangtua dapat membuktikan kepada anak bahwa mereka tetap memperhatikan dan mengerti kebutuhan anak, maka persepsi negatif si kecil terhadap kedua orangtuanya akan berubah. Selamat mencari seribu satu jalan guna mengatasi amukan si kecil di malam hari.
(Puspa) – nakita




