Mayoritas warga, 84%, tidak percaya sekarang sedang terjadi kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di tanah air – yang percaya hanya 14%. Dari sisi massa pemilih partai, yang lebih banyak percaya dengan adanya kebangkitan PKI adalah massa pemilih PKS (34%), kemudian Gerindra (27%), dan Demokrat (26%). Foto : Menlu RI.
Seide.id. – Mayoritas warga, 82%, menilai Pancasila adalah rumusan terbaik dan tidak boleh diubah atas alasan apapun bagi Indonesia yang lebih baik. Ada 10% yang berpendapat bahwa sejauh ini Pancasila paling pas bagi kehidupan Indonesia meskipun Pancasila buatan manusia dan mungkin ada kekurangan.
Hanya 2% yang menilai Pancasila sebagian besar harus diubah, dan 1% yang berpendapat beberapa sila dari Pancasila perlu diubah atau dihapus.
Hal itu terungkap dari hasil survey terbaru – 15 – 21 September 2021 – dari Saiful Mujani Research & Consulting (SRMC), yang diperoleh Seide. id .
Survei meliputi sikap terhadap pancasila, isu kebangkitan PKI, isu Jokowi orang PKI atau terkait PKI.
Survei Nasional September 2021 menyatakan, mayoritas warga, 77%, berpendapat bahwa negara dan pemerintahan kita tidak boleh dijalankan hanya menurut satu ajaran agama, yakni Islam, melainkan menurut kesamaan di antara berbagai agama sebagaimana tercermin dalamPancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD).
Yang setuju negara dan pemerintahan dijalankan hanya menurut ajaran agama Islam ada 16%. Yang tidak menjawab 7%
“Komitmen warga pada negara dan pemerintahan yang dijalankan berdasarkan Pancasila ini—bukan atas dasar ajaran agama Islam—relatif tinggi dan menguat dalam 7 tahunterakhir, “ kata Saiful Mujani. Survei dilakukan merespon munculnya isu komunisme dan kebangkitan PKI di setiap bulan September.
Selanjutnya, Tak percaya kebangkitan PKI






