Seide.id – pernyataan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) yang menyebut banyak kontrak-kontrak di BUMN yang bermasalah, termasuk Pertamina, menarik perhatian warganet.
Tayangan wawancara tersebut diunggah di akun Youtube Panggil Saya BTP pada 19/10/2021
Namun sebelum itu , tayangan tentang BUMN yang diunggah akun Youtube Sekertariat Negara , sudah menarik perhatian
Jokowi Soroti BUMN
Melihat tayangan Presiden Jokowi marah ketika menyorot kinerja dan situasi dalam tubuh BUMN, warganet melongo.
Hal itu terlihat saat Presiden memberi arahan pada para Direksi BUMN.
Jokowi tampak geram. Di depan Erick Thohir, Presiden blak-blak membuka ulah BUMN.
Kinerja BUMN disebut sangat ruwet.
“Ruwetnya setengah mati.” ujar Jokowi yang menyebut untuk urusan izin saja ,”.dibutuhkan 10 koper.”
Ulah BUMN yang telah mempermalukan dirinya dibeber. Jokowi menyebut sampai merasa malu pada PM India Narendra Modi, karena ia yang berhubungan langsung dengan Narendra, tapi kemudian tidak ditanggapi BUMN di sini.
“Disini gak merespon bagamana? Sampe nanyain 2 kali ke saya” ujar Jokowi.
Merasa telah bekerja keras dan sudah berulang kali membukakan pintu dengan negara lain untuk berinvestas dan jadi mitra BUMN tapi tidak pernah ditanggapi, Jokowi marah.
Padahal menurut Jokowi, nilai investasi tersebut besar. Tampak Jokowi berulang kali menyebut kata ‘buka.’
“Pintu investasi sudah saya bukakan tapi tidak pernah di respon… Saya buka lagi..buka..,” ungkapnya
Hal lain yang menarik khususnya ketika Presiden menoleh pada Erick Thohir dan minta berhenti memproteksi.
“Lupakan Pak Menteri proteksi-proteksi. “
Pertanyaan Jokowi, “Ada apa?,” jadi tanda tanya.
BTP: Menguntungkan Pihak Lain
Menyusul, tayangan wawancara Ahok yang saat ini jadi perbincangan.
BTP Ahok terlihat marah.
“Banyak kontrak di BUMN yang sangat merugikan BUMN juga, termasuk Pertamina. Itu yang saya marah, ini lagi kita koreksi nih. Kenapa kontrak-kontrak ini menguntungkan pihak lain?” ungkap Ahok.
Ahok menduga, BUMN itu berlindung pada oknum tertentu di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Itu mens rea-nya ada. Mungkin anda terlindungi oknum BPK, tidak ada kerugian kali atau dikatakan cuma salah bayar atau kelebihan bayar mungkin ya. Tapi, kalau saya, pasti anda saya proses,” kata Ahok
Tapi Ahok juga menjelaskan, tidak semua yang di BPK, KPK dan Kepolisian buruk.
“Masih banyak orang yang baik, bener, punya nurani meski gaji mereka kecil,” ungkapnya
Ucapan BTP Ahok Ditanggapi
Ucapan Ahok ditanggapi Arya Sinulingga, staf khusus Erick Thohir.
Menurut Arya, Ahok tidak tahu tentang BUMN. Ia berharap, ke depannya Ahok belajar tentang BUMN
“Kita berharap ke depan Pak Ahok makin banyak nih belajar apa yang sedang dilakukan BUMN, jangan sampai Pak Ahok sebagai Komut ketinggalan kereta,” katanya.
Arya pun menyebut status Ahok di Pertamina dan minta jangan jadi Komut rasa Direktur.
“Jangan sampai Pak Ahok ini di Pertamina jadi komisaris berasa direktur gitu. Komut rasa Dirut tuh. Jangan. Harus tahu batasan-batasannya,” tandasnya (28/11).
Ahok tidak merespon ucapan Ahok. Tapi pada tayangan dan akun Arya, bermunculan tanggapan yang mendukung dan mendoakan Ahok.
Sebaliknya tanggapan untuk Arya bertolak belakang.
Ucapannya mulai dari, Dengarkan apa kata Presiden tentang BUMN sampai pada permintaan untuk Arya sadar diri.
Berikut di antaranya :
Niela YT – Kayaknya Pak Ahok harus hati-hati karena banyak maling-maling BUMN yang berusaha menyingkirkan pak Ahok
Nkrinosij – Kami lebih percaya Ahok yang kredibilitasnya terbukti dari pada kau.
Keyni Laurinda – Pak Ahok terlalu jujur. Maling yang tidak suka karena terganggu
Alvinn Mulia -Stafsus rasa menteri cek
Lebih bermanfaat Pak Ahok dari pada elu bro. Jauuuuhh,” tambah @flaeresia.
“..jangan sampai arya sayurlingga STAF BUMN merasa menteri BUMN..,” tambah @YusufNusantara1.
“Merasa tersaingi ama komut. Lucuk lama lama,” komentar @TheMaximvs09.
Lhaaa elu cuma stafsus merasa menteri,” protes @cinggaro.
(ricke senduk)
Jokowi Sentil di Depan Erick Thohir Ulah BUMN Yang Sering Mempermalukan





