Teknologi blockchain dan inovasi digital, terbukti mampu memebri manfaat bagi orang-orang yang selama ini tak memiliki akses perbankan, seperti di Afrika.
Banyaknya orang yang tak memiliki rekening di bank karena suatu alasan, membuat cryptocurrency tumbuh begitu cepat. Di Afrika misalnya, pertumbuhan aset kripto tumbuh 1,200% dalam satu tahun terakhir ini, melebihi kecepatan sistem keuangan apapun juga yang pernah lahir di dunia. Bandingkan misalnya Afrika dengan Kenya, Nigeria, Afrika Selatan atau Tanzania.
Cryptocurrency telah menawarkan solusi untuk juraan orang yang tak memiliki rekening di bank, bahkan miliaran orang di seluruh dunia. Bagi mereka, selain berbelit-belit, bank juga harus antri dan terjaedi pengurangan uang mereka setiap saat. Aset kripto memberi solusi bagi warga Afrika yang tak memiliki akses ke layanan keuangan formal seperti rekening di bank ini.
Menurut World Economic Forum (WEF), di Afrika, lebih dari 100 juta orang dewasa, 16% orang dewasa, tidak memiliki rekening bank dan tidak memiliki identitas resmi. Masih untung, aplikasi web3 yang dapat diterapkan di ponsel menyediakan solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank. Hal ini memungkinkan mereka melakukan pembayaran instan dengan biaya rendah, bahkan lintas batas internasional.
Inilah salah satu manfaat teknologi dan inovasi blockchain saat ini. Untuk memecahkan masalah keuangan. Dengan blockchain, mereka akan memiliki domper sederhana di ponsel mereka yang bisa dibawa kemana-mana dan melakukan transaksi keuangan kapanpun mereka menghendaki. Problemnya, dibutuhkan ponsen sederhana untuk akses dompet sederhana serta ponsel canggih untuk memperoleh akses penuh keuangan modern. Yang terakhir ini tentu sulit dilakukan oleh banyak orang adi Afrika. Mereka tak mampu membeli ponsel canggih.
Inovasi Teknologi di Afrika
Namun dengan inovasi Web3, dapat mendorong inklusi keuangan di di Afrika. Teknologi Blockchaindapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan keamanan di industri pembayaran di Afrika melalui beberapa platform yang sudah dikembangkan dan ada banyak lagi yang bermunculan.
Cryptocurrency:membuat pengadopsiannya berkembang di Afrika, dengan startup yang menawarkan solusi pembayaran kripto untuk mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan inklusi keuangan di negara-negara dengan tingkat inflasi tinggi.
Sementara pembayaran Seluler membuat pertumbuhan pengadopsian yang cepat di seluruh Afrika, dengan munculnya layanan dan pemain baru, termasuk mobile banking, dompet digital, dan pembayaran P2P.
Di Afrika, banyak terjaedi pembayaran Lintas Batas. Tereutama didorong oleh perdagangan intra-Afrika, perusahaan mengembangkan solusi yang lebih efisien dan terjangkau, seperti platform berbasis blockchain, interoperabilitas uang seluler, dan mata uang digital.
Saat ini, lebih dari 80 juta orang dewasa tanpa rekening menerima pembayaran tunai dari pemerintah, yang dapat didigitalkan untuk penghematan biaya dan mengurangi potensi korupsi.
Terakhir yang tak kalah penting adalah dapat meningkatkan kepemilikan dan penggunaan akun akan membutuhkan kepercayaan pada penyedia layanan keuangan, kepercayaan dalam menggunakan produk keuangan, desain produk yang disesuaikan, dan kerangka perlindungan konsumen yang kuat.
Anda boleh menunjuk titik di peta tentang Afrika yang nun jauh, namun negara ini kini sedang berkembang pesat. Terbukti cryptocurrency bermanfaat.
Sumber : TeloNews_id, Analisis_Telo
Mulai 1 Juni Warga Hongkong Bebas Transaksi Cryptocurrency






