Mengenal Batik Jambi Dari Masa ke Masa

Seide.id – Batik Jambi adalah batik yang berasal dari Provinsi Jambi. Batik Jambi sudah ada sejak zaman Kesultanan Melayu Jambi. Ciri khas Batik Jambi adalah warna merah dan motif utamanya adalah flora dan fauna.

Batik Jambi memiliki motif dan warna khas. Bersama Candi Muaro Jambi keindahan Batik Jambi menjadi daya tarik untuk memajukan Pariwisata Provinsi ini.

Peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan pengembangan pariwisata di daerah merupakan salah satu upaya untuk mendorong perkembangan dan penguatan ekonomi di tanah air. Provinsi Jambi termasuk yang sedang giat memajukan industri pariwisatanya.

Provinsi ini diantaranya memiliki kearifan lokal berupa kerajinan kain Batik serta tempat pariwisata yang sangat berpotensi untuk dikembangkan, antara lain candi Muaro Jambi.

Candi Muaro Jambi merupakan destinasi wisata bersejarah yang menjadi unggulan. Komplek candi ini merupakan situs purbakala terluas di Asia Tenggara dengan 3.981 hektar. Candi Muaro Jambi diperkirakan berasal dari abad 7. Dan diyakini sebagai salah satu pusat pengembangan agama Budha di masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Meskipun belum sepopuler candi di pulau Jawa. Situs purbakala ini telah didaftarkan dan masuk Warisan Dunia oleh UNESCO pada 2009, merupakan asset yang dapat dimanfaatkan di bidang ilmu pengetahuan, kebudayaan, pariwisata dan ekonomi.

Mempertimbangkan besarnya potensi usaha produk fashion dan pariwisata di Provinsi Jambi tersebut, Kantor Perwakilan ( KPW ) Bank Indonesia Provinsi Jambi bersinergi dengan fashion
designer Wingnyo Rahadi menggelar peragaan busana virtual.

Batik Jambi di Candi Muaro Jambi yang tayang pada acara Webinar Wastra dan Kopi Jambi untuk Dunia pada Desember tahun lalu. Dengan koleksi busana berupa dress, rok, celana panjang yang dipadu cape dan outer dengan menonjolkan keindahan motif batik Jambi, serta aksentuasi layer dan ornamen obi untuk menciptakan kesan dinamis.

Bagaimana Jambi memiliki Batik? Diperkenalkan pertama kali di Jambi oleh H Muhibat yang berasal dari Jawa Tengah pada 1875. Pada masa itu batik hanya dipakai sebagai pakaian adat oleh kaum bangsawan dan Raja Melayu, Jambi. Seiring berjalannya waktu Batik Jambi mulai dikenakan oleh masyarakat luas.

Ragam khas Batik Jambi dipemgaruhi oleh budaya India, China dan Persia. Corak Batik Jambi diambil dari ukiran rumah adat dan alam sekitar, termasuk flora dan fauna.

Motif Batik Jambi yang terkenal diantaranya Tampuk Manggis, Kapal Sanggat, Durian Pecah, Angso Duo, bunga melati, Bungo Duren dan lain-lain. Batik Jambi didominasi oleh warna cenderung gelap seperti merah kecoklatan, kuning kemerahan dan biru hasil pewarnaan alami yang memanfaatkan tumbuh-tumbuhan seperti kayu sepang, lambato dan lainnya. (penulis: Debbi Safinaz)

About Gunawan Wibisono

Dahulu di majalah Remaja Hai. Salah satu pendiri tab. Monitor, maj. Senang, maj. Angkasa, tab. Bintang Indonesia, tab. Fantasi. Penulis rutin PD2 di Facebook. Tinggal di Bogor.