Peretas Misterius Akan Beberkan Kejahatan CEO TerraLabs Do Kwon

Foto Ilustrasi Peretas oleh Liputan 6

Ilustrasi seorang peretas anonim. Foto oleh: Liputan6

Meski kejatuhan UST/ Terra dan Luna telah terjadi dua bulan lalu, tak berarti persoalan selesai. Banyak orang dirugikan dengan cara menyakitkan. Para investor diganti rugi ( benar-benar rugi) paling banyak 10% dari portfolio kepemilikan UST dan Luna. Sementara Luna baru lunc ada di harga di bawah Rp 1,20. 

Yang menyakitkan adalah banyak bukti menyebut, kehancuran UST/ Terra dan Luna itu dilakukan oleh – menurut para penuduh- CEO Terra Labs sendiri, yakni Do Kwon. 

Ancaman Demi Ancaman

Sekarang Do Kwon memiliki banyak musuh. Salah satunya orang dengan nama samaran FatMan yang membeberkan di Twitter kecurangan Do Kwon dan satu kelompok lagi, klub peretas misterius yang bersumpah akan mengungkap kejahatan-kejahatan Do kwon. Anaman itu diungkap melalui kanal YouTube peretas dengan nama Anonim ( kebanyakan peretas memang anonim alias tak bernama). 

BACA: Hadiah 15 Miliar Bagi Yang Bisa Mengembalikan Uang Curian Peretas Harmony

 “Tidak ada keraguan bahwa ada lebih banyak kejahatan yang ditemukan di jejak kehancuran Do Kwon,” kata kelompok peretas Anonim di saluran YouTube-nya.

 Kelompok peretas Anonim ini tampaknya telah berjanji untuk “memastikan” salah satu pendiri Terra, Do Kwon, diseret ke pengadilan sesegera mungkin” atas jatuhnya UST/ Terra dan Luna secara tidak wajar.

Sebuah video Minggu kemarin muncul mengatasnamakan kelompok peretas Anonim. Mereka mengulangi daftar tuduhan mereka atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan Kwon. Di antaranya Kwon- menurut peretas misterius- telah sengaja menggerogoti dana investor UST dan Luna sebanyak $ 80 juta ( Rp 1,2 trilliun) setiap bulan. Pengeambilan uang itu dilakukan sebelum Luna dan UST runtuh. Artinya, kejatuhan itu karena ulah Do Kwon, jika semua tuduhan terbukti. 

Kasus Lama BCash

Peretas juga mengancam akan membeberkan jatuhnya stablecoin bernama Basic Cash ( BCash) yang dibuat oleh Do Kwon dengan nama samaran Rick Sanchez pada tahun 2020.

Gagalnya BCash, tampaknya untuk latihan Do Kwon dalam upaya mencuri uang investor yang dikelola oleh perusahaan Do kwon sendiri melslui stabelcpin baru UST, tanpa terlacak. Sayangnya Do Kwon terlalu menanggap enteng orang lain yang dianggap tidak secerdik dia. 

BACA: Benarkah Peretas Uang Kripto Teman Dekat Pemilik Bursa ?

Terbukti, jika benar Do Kwon mengambil uang Rp 1,2 trililun setiap bulan selama setahun lebih,  adalah latihan Do Kwon dalam memanipulasi cryptocurrency. 

Kelompok peretas itu selain mengancam Do Kwon untuk bertanggungjawab, juga memiliki target. Yakni membawa Do Kwon ke pengadilan sebanyak kejahatan yang ia lakukan sejak ia masuk dunia kripto. 

Ancaman Masuk Bui

 Kegeraman kelompok peretas kali ini karena melihat tingkah Do Kwon yang angkuh dan merasa tak ada orang lain yang lebih penting di kripto selain dia. “ Jadi bersiaplah bertanggungjawab dan masuk bui,” ancam para peretas. 

Club Peretas Anonim ini merupakan kelompok kolektif aktivis internasional terdesentralisasi yang dikenal karena mengatur serangan dunia maya terhadap lembaga pemerintah dan swasta. Mereka telah aktif sejak 2003.

Robinhood Kripto

Video grup peretas Anonim ini ditonton jutaan orang. Rata-rata mendukung peretas ini. Bahkan menjuluki sebagai Robinhood Kripto karena sama-sama jengkel terhadap kelicikan Do kwon. Sebagian apatis apakan peretas ini serius.

Dengan adanya video ini, tampaknya tidur Do Kwon tak nyenyak lagi. Banyak ancaman ditujukan ke Do Kwon dari berbagai arah. Dia sudah menghapus semua twitter yang mengecam dirinya. Kwon dan keluarga juga tak bisa lagi keluar negeri. Pengadilan telah mengancam Do kwon. 

BACA JUGA: Agen Rahasia AS Selamatkan Kripto Dari Peretas

Di Korea Selatan tim unit investigasi kejahatan keuangan yang dikenal dengan julukan Grim Reaper of Yeouido kabarnya dihidupkan kembali untuk mengejar penyebab runtuhnya Terra. Tim ini terdiri dari berbagai regulator dan akan fokus pada penipuan dan skema perdagangan ilegal yang dilakukan Do Kwon. Otoritas Korea telah memanggil semua karyawan Terraform Labs untuk menyelidiki peran internal dalam manipulasi pasar.

Do Kwon semakin stress ketika  perusahaannya didenda $78 juta atau Rp 1.17 triliun. Uang sebesar ini lebih kecil dibanding perampokan yang konon dilakukan Do kwon dalam sebulan di kantornya sendiri. Uang itu adalah denda atas percobaan tidak membayar pajak Do Kwon di Korea. 

Drama Terra-Luna tampaknya justru sedang dimulai. 

Hacker Mengembalikan Crypto Yang Dijarah Senilai 432 Miliar

About Mas Soegeng

Wartawan, Penulis, Petani, Kurator Bisnis. Karya : Cinta Putih, Si Doel Anak Sekolahan, Kereta Api Melayani Pelanggan, Piala Mitra. Seorang Crypto Enthusiast yang banyak menulis, mengamati cryptocurrency, NFT dan Metaverse, selain seorang Trader.